Kuliner Kopi

Blog Informasi Seputar Warung Kopi

Tahukah Anda Filosofi Kopi?

Foto duniaberbicara.com
Tahukah Anda Filosofi Kopi?

OLEH UBAY KPI

Sejak tahun 2010 awal, warung kopi sangat lekat dengan saya setiap hari. Nyaris tiada absen masuk warung kopi dimana saya berada. Baik di Pontianak maupun kala berada di luar daerah. Tak hanya itu, meski sedari usia SMP saya menjadi penikmat, tidak pernah saya tahu tentang filosofi kopi itu sendiri. Hal ini tentu bisa terjadi juga pada anda yang menjad penikmat kopi bukan?
Catatan kali ini saya akan sedikit mengulas tentang filosofi kopi. Berawal dari obrolan di warung kopi, Minggu, 08 Maret 2015 kemarin dengan salah satu teman. Mulanya saya hanya mengenalkan website baru borneokopi.com ini kepada Bang Awi, salah satu penikmat dan sehari-hari di warung kopi, akhirnya berkembang kesoal kegunaan dan filosofi.
Pagi itu, Bang Awi sama rekannya yang sedari pagi sudah nagkring dengan segelas kopi menemani keasyikan ngutak-atik gadget. Kami ngobrol soal racikan kopi, suka manis atau pahit hingga akhirnya terlontar sebuah ucapan "Sesempurna apapun kopi yang dibuat, tetap ada sisi pahitnya". Itulah filosofi kopi yang diutarakan rekan Bang Awi. ungkapan pendek yang pertama kali saya dengar itu langsung saya posting di akun facebook saya agar tidak lupa.
Ungkapan itu mulanya saya kira sudah utuh sebagai filosofi kopi yang bisa dijadikan referensi. Namun ada ketidakpuasan dalam diri. Kemudian saya searching di mesin Om Google tentang filosofi kopi.
Saya menemukan sebuah coretan berbentuk gambar yang berbunyi "Sesempurna apapun  kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak bisa kamu sembunyikan".
Itulah tukilan yang saya anggap saheh tentang filosofi kopi yang diungkapkan oleh Dewi 'Dee' Lestari. Lantas saya menemukan sebuah gambar  yang berisi tentang pembuatan film oleh Angga Dwimas Sasongko. Film tersebut diadopsi dari sebuah film pendek karya Dwi "Dee" Lestari.
Foto filosofikopimovie.com

1 comment:

  1. Benar banget filosofi kopi ini juga bisa kita dapatkan dalam kehidupan. Sesempurna apapun kehidupan. tentu akan ada sisi pahitnya. terima kasih sudah mengingatkan filosofi ini. Saya juga penggemar kopi bang hehe

    ReplyDelete

Adbox