![]() |
| Ahong, Pemilik Cafe Corner |
Café Corner : Warung Kopi Modern dengan Sajian Aneka Kopi
OLEH UBAY KPI
Tak bakal menikmati interaksi dengan orang banyak, andai saja Ahong, warga Pontianak keturunan Tionghoa ini bila saja tetap menekuni usaha ekspedisinya di Jakarta.
Itulah sekelumit diluar keuntungan laba dari usaha yang kini digelutinya.
Sore kemarin, tepat 16 Maret 2015, saya menyempatkan diri menikmati kenyamanan sebuah warung kopi modern di Jalan Gajah Mada yang merupakan Coffee Street Area di Kota Pontianak. Tepatnya di Cafe Corner yang berada di pertengahan Jalan Gajah Mada. Nama tersebut amat cocok, bahkan menjadi dasar dari pemberian nama cafe yang telah ada sejak 2004 silam ini. Cafe dengan interior cantik suntikan dari salah satu fendor produk rokok ini memang berada di sudut jalan. Yakni Jalan Gajah dan Jalan Dewi Sartika. Filosofi lain, adalah di cafe tersebut menyediakan sebuah tontotan gratis yang bisa dinikmati setiap pengunjung, yakni tontongan tayangan sepakbola melalui layar lebar.
Pantas saja, bila warung kopi modern ini diberi nama Cafe Corner. "Ide awalnya dari saya sendiri menjadikan warung kopi modern. Pada dasarnya sama saja, namun cafe lebih memberikan pelayanan prima, kebersihan, dan kenyamanan tempat. Itu saja," ujar Ahong yang ditemui di cafenya.
![]() |
| Suasana siang hari di Cafe Corner |
Akan tetapi, jangan kira meski berwujud cafe, tidak ada ciri khas Pontianak di cafe ini. Kopi tradisional berupa kopi saring dan kopi bubuk tetap tersedia di cafe ini.
"Kopi saring atau kopi hitam tetap kita pertahankan, meskipun cafe sedikit modern, kopi tradisional wajib dipertahankan. Sebab banyak peminat dan memiliki pecinta tersendiri," akunya.
Warung kopi amat lekat bagi warga Pontianak. Mulai dari kalangan bapak-bapak, pemuda, sampai ABG sekalipun. Mulai dari yang kantoran, pebisnis, pengusaha, sampai pengangguran tetap setia menjadi pengunjung warung kopi. Terlebih mahasiswa, banyak mengerjakan tugas kuliah di warung kopi, sebab warung kopi di Pontianak 80 persen menyediakan jaringan internet. Termasuk di Cafe Corner dengan jaringan unlimited dari wifi.id.
![]() |
| Kopi rasa durian di Cafe Corner |
Untuk kopi tradisional, Ahong mengaku menggunakan kopi robusta karena kopi tersebut sangat lekat dengan lidah pengunjung. Namun, belakangan ini tambah Ahong, ada permintaan dari pengunjung untuk menyediakan ragam kopi.
Dari permintaan itu, lantas Ahong memenuhi keinginan pengunjung. Saat ini Cafe Corner telah menyediakan kopi aneka rasa. Salah satu yang amat digandrungi oleh pengunjung, adalah kopi rasa durian.
![]() |
| Ahong bersama Gus Pur alias Handoyo, pemeran Gusdur di Republik Mimpi |
"Rasanya sama dengan durian, tapi kopinya tetap terasa. Kopi ini saya dapat dari luar negeri. Belum ada yang produksi di Pontianak,' imbuh Ahong.
Untuk jam buka, Cafe Corner kurang lebih sama dengan warung kopi lainnya. Buka mulai jam 07.00 hingga jam 24.00. Namun, kadang hingga jam 02.00 dini hari apabila berbarengan dengan sebuah pertandingan sepak bola dari liga Spanyol atau Liga Inggris.
![]() |
| Guspur alias Handoyo menikmati kopi di Cafe Corner |
+(1).jpg)
%2B(5).jpg)
+(2).jpg)
+(3).jpg)
+(4).jpg)


merek greenpack mksdnya sprti apa gan?
ReplyDeletewarung kopi yang satu ini memang ramai sekali... pahit kopinya juga sedap...
ReplyDelete