Kuliner Kopi

Blog Informasi Seputar Warung Kopi

Syarif Machmud Alkadrie, Penikmat Kopi Aming

Syarif Machmud Alkadrie
Syarif Machmud Alkadrie
Penikmat Kopi Aming

OLEH UBAY KPI

Sekira jam 07.30 pagi, Reda, seorang staf honorer di KONI Kalimantan Barat dengan celan jeans setengah tiang dan kaos oblong, telah berdiri di depan tumpukan gelas yang berada tepat di samping baskom berisi air mendidih.
Reda mengantre menunggu giliran untuk sekantong kopi saring di WK Aming. Di Senin pagi itu tak hanya Reda yang menunggu, banyak pelanggan yang menunggu pesanan kopi pula.
Ruang yang sempit di tempat penyajian kopi yang berada pas di sisi kanan WK Aming, membuat sebagian pelanggan yang turut ingin membungkus kopi mengalah menunggu di luar teras. Satu persatu, pelanggan dilayani oleh tiga karyawan di bangian penyajian dengan kopi saring khas Aming berbungkus kantong plastik bening bercap WK Aming warna kuning.
Pagi itu, saya kebetulan datang ke WK Aming. Saat akan masuk dari samping bagian kanan, ketemulah Reda. "Hey Bay, dari mana," sapa Reda yang memang telah akrab dengan saya.
"Biaselah, ngopi lok pagi-pagi, baru ke lapangan," jawab saya.
Saya lantas menanyakan pasal Reda ngantre kopi. Karena sekian lama saya sering ke WK Aming, baru kali itu saya ketemu Reda. "Nah beli kopi," jawab Reda.
Iseng-iseng, saya tanya untuk siapa kopi pesanan tersebut. Sebab selama saya kenal Reda, nyaris tak pernah dia minum kopi. "Untuk siape kopi neh," tanya saya kembali.
"We mesan kopi," jawabnya.
We (singkatan dari ketua) yang dimaksud Reda ada Syarif Machmud Alkadrie. Orang nomor satu di induk olahraga di Kalimantan Barat. Sudah dua periode sosok tersebut menjabat sebagai Ketua KONI Kalimantan Barat.
"Suke minum kopi sini gak ke we tuh," lanjut saya ke Reda.
"Aok, hampir tiap pagi beli kopi sini," timpal Reda.
Tak lama kemudian, pesanan Reda satu kantong kopi saring WK Aming sudah selesai. Qoqom, pelayan WK Aming sudah menyodorkan kopi yang telah terbungkus dengan ikat tali rapia. 
Saya pun menyudahi percakapan pagi itu, saya ke dalam mencari kursi yang belum ditempati, dan Reda menyelesaikan pembayaran di kasir.

No comments:

Post a Comment

Adbox