Goedang Ngopi, Asyik Nyantai dengan Suasana Klasik
Penulis : JIMMY MURTADO
SEAKAN tiada habisnya bicara tentang warung kopi di Kota Pontianak. Setiap hari seakan terus menjumpai warung kopi baru di bumi Khatulistiwa ini. Baik warung kopi tradisional dengan sebatas kopi tanpa dukungan teknologi lainnya, maupun warung kopi dengan fasilitas internet gratis.
Kali ini saya berjalan-jalan ke kawasan Coffee Street Area di Kota Pontianak, menyambangi salah satu warung kopi yang turut menjawab kebutuhan pecinta kopi, dan kebutuhan kalangan muda pada internet.
Tepatnya di Jalan Ketapang, jalan ini membelah antara Jalan Gajah Mada yang menjadi pusat warung kopi dengan Jalan Tanjungpura.
Kali ini saya berada di Goedang Ngopi, sebuah tempat santai yang bisa menikmati segelas kopi dengan fasilitas lainnya. Goedang Ngopi dibuka pada tanggal 09 Juli 2015 oleh Bowo, seorang pemuda yang bisa dikatakan sebagai pecinta kopi.
Pertama kali saya masuk ke tempat satu ini langsung kesemsem dengan desain dinding dan tempat kasirnya. Saya melihat ini tempat pertama kali saya temukan di Pontianak dengan desain alakdarnya namun sangat menyisakan kenangan yang susah untuk dilupakan.
Sekilas, kita memandang interior banyak didominasi oleh kayu papan, keindahan yang muncul adalah polosnya papan yang diatur rapi pada dinding tanpaa dipoles apapun, sehingga nampak betul kenyamanan saat kita memandang.
Begitu juga pada desain kasir dan, semua didominasi oleh papan hingga ke tempat rokok dan minuman lainnya. Pemandangan lain yang seakan kita menjadi seorang jagoan, adalah sebuah senapan tua yang berada di dinding sebelah kanan. Asyik sekali ditambah dengan beberapa buku yang ada di rak kayu tak jauh dari senapan tua itu.
Meski Goedang Ngopi berada di kawasan padat penduduk dan tempatnya hanya satu ukuran ruko kecil, namun tak saya jumpai suasana panas di tempat ini meski tak ditopang dengan kipas pendingin. Hawanya begitu nyaman dan tenang. Jauh dari kebisingan jalan raya.
Selain desain dinding yang didominasi dengan papan kayu, meja-meja di sini juga semua dari bahan kayu. Hanya saja pada meja dan kursi, sedikit dipoles dengan cat pernis sehingga serat kayu masih nampak jelas.
Selain tempat yang nyaman dan adem, di warung kopi satu ini juga ada fasilitas internet gratis yang bisa dinikmati oleh setiap pengunjung hingga puas.
Makanya, tak heran bila tempat satu ini banyak dikerumuni oleh kalangan muda yang memanfaatkan fasilitas internet, baik sekedar untuk browsing game atau mengerjakan tugas kuliah.
Kejutan lain yang saya rasakan dari Goedang Ngopi, adalah sensasionalnya rasa kopi yang susah ditemukan di warung kopi lainnya. Sebagai pecinta kopi, saya begitu puas dengan sajian kopi di Goedang Ngopi. Rasa kopinya begitu terasa oleh kekentalan sajian kopinya.
Rasanya saya bakal kembali lagi ke tempat satu ini untuk menikmati kelezatan kopinya.
Saya menyempatkan berbincang panjang dengan Bowo, pemilik warung kopi ini. Menurutnya, saat ini tidak bisa hanya menyediakan tempat yang nyaman tanpa dukungan faktor lain. Yang dia maksud, di tengah pesatnya warung kopi di kota itu, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat baik kalangan tua atau muda harus disediakan. Seperti internet dan tontonan.
"Yang tak kalah penting dan sangat diutamakan, adalah kenikmatan kopi. Tidak bisa hanya menyediakan kopi saja tanpa memperhatikan kualitas dan rasa. Sebab penikmat kopi akan tahu, mana yang enak di tenggorokan dan mana yang tidak," ujar Bowo kepada saya.
Pantesan saja saya sangat menyukai rasa kopinya, ternyata bubuk kopi yang ia gunakan memang bubuk kopi pilihan dan memang dikenal di kota itu.
Lanjut Bowo, ia peroleh bubuk kopi dari penjual bubuk kopi di kota yang sama, bubuk kopi tersebut sangat dikenal, bahkan ratusan kilo setiap hari ludes terjual di agen bubuk kopi tersebut. "Bubuk kopi yang kami gunakan di sini adalah bubuk kopi Aming, sebuah produsen bubuk kopi yang juga membuka warung kopi," ujarnya.


sangat memuaskan menggunakan Artikel Kebudayaan Indonesia Terbaik
ReplyDeletebagus sekali Informasi Wisata Indonesia Terbaru