Dari Sewa Komik Hijrah Buka Warung Kopi
Catatan Ubay KPI
Sejak tahun 1990-an, Rusmin menggeluti usaha penyewaan komik, buku bacaan, sampai kaset CD. Mulanya usahanya tersebut berjalan lancar dan menjadi pendapatan utama dalam keluarganya. Namun seiring era digital, usahanya tersebut berangsur sepi. Banyak buku komik dapat dibeli dengan mudah di toko buku dengan harga yang murah, begitu juga kaset CD, menumpuk di pasaran, mulai dari yang original hingga bajakan.
Merosotnya pengunjung yang berdampak pada pendapatan sehari-hari, Rusmin mulai mencari jalan lain untuk tetap memanfaatkan ruko miliknya yang terletak di Jalan Tanjungpura, Pontianak. Sejak tahun 2000-an, Pontianak marak bermunculan warung kopi hingga akhirnya muncullah ikon Kota Pontianak sebagai seribu warung kopi.
Sampai, kawasan Jalan Gajah Mada di Pontianak dijadikan sebagai Coffee Street Area karena sarat dengan warung kopi.
Sejak akhir 2013 lalu, Rusmin mencoba ikut membuka lapak warung kopi. Ruko yang mulanya banyak diisi dengan buku komik dan kaset, disulap menjadi warung kopi. Menurutnya, warung kopi lebih menjanjikan di tengah umumnya warga Pontianak yang menikmati kopi dalam setiap hari. Warung kopi tersebut diberi nama Paris Coffee.
Meski sama-sama warung kopi, Rusmin tidak membuka sepanjang hari hingga malam warung kopi miliknya. Paris Coffe hanya buka sejak jam 15.00 hingga tengah malam, "Maklum saya sudah tua, capek kalau buka dari pagi. Inipun yang bantu ngelola ada keponakan sendiri," ujarnya dalam obrol santai beberapa waktu lalu di Paris Coffee.
Meski ada keponakannya, Rusmin tak melepas sendiri, setiap hari dirinya tetap berada di warung tersebut. Khususnya membantu di bagian kasir.
Karena waktu bukanya yang cukup terbatas, Rusmin hanya mempekerjakan 4 karyawan bersama keponakannya. "Lumayan bisa membuka lapangan kerja buat orang Pontianak. Sebelumnya waktu buka penyewaan komik, kami kelola sendiri, tak ada karyawan," ungkapnya.
Di usianya yang sudah lanjut, Rusmin tetap semangat dalam menggeluti usaha barunya. Hampir tak kalah dengan pengusaha kalangan muda. "Ini sekaligus mengisi waktu tua, dari pada diam saja di rumah, sedangkan ruko bagian bawah dapat dimanfaatkan, ya kita buka usaha kecil-kecilan," pungkasnya.
Dari Sewa Komik Hijrah Buka Warung Kopi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


Mntp bro. Ini yg sy suke
ReplyDelete